Review Drw Skincare BPOM : Ini Perbedaan AC 1 Dan AC 2

Drw skincare merupakan skincare ini diformulasikan langsung oleh dokter estetika yang bernama dr. Wahyu Triasmara. Beliau membuat skincare ini menyesuaikan dengan banyaknya keluhan kulit wajah wanita, sekaligus membantu memberikan perawatan wajah yang tepat.

Yang kita tahu, kalau drw skincare ini memiliki banyak produk dengan cream yang berbeda untuk tiap jenis kulit dan tingkatan yang berbeda-beda tiap keluhanya. Itulah kenapa diwajibkan konsultasi lebih dulu sebelum penggunaan cream ini. Agar penggunaanya tepat sesuai keluhan dan hasilnya juga bisa maksimal.

Salah satu dari sekian banyak cream drw, yang khusus untuk kulit berjerawat sendiri memiliki 6 tingkatan. Tentu saja untuk jenis kulit yang berbeda dan kegunaan yang berbeda-beda. Bukan cream siang yang memiliki banyak tingkatan, tetapi cream malamnya. Cream malam dianggap yang paling ampuh dalam perawatan kulit.

Cream malamd ari drw sendiri cukup banyak, dan dikasih nama seperti kode-kode. Itu benar kode, tetapi tidak serumit kode detekif atau penjahat difilm kok. AC merupakan singkatan dari ACNE, hanya diambil 2 hufur bagian depan. Artinya cream yang khusus untuk acne atau kulit bejerawat.

Sedangkan angka dibelakangnya merupakan tingkatan level creamnya, yang disesuaikan dengan jenis kulit dan problemnya.  Drw mencipatakan produk sesuai dengan jenis kulit dan keluhan, termasuk tingkat keparahan masalah kulitnya. Itulah kenapa hanya cream acne saja bisa sampai berlevel-level.

Kali ini kita akan menjelaskan perbedaan 2 tingkat pertama cream malam acne drw skincare.

Drw Skincare : AC1

Cream yang pertama adalah tingkatan yang paling bawawah. Cream AC 1 drw skincare adalah cream full acne, artinya khusus untuk kulit berjerawat tanpa ada kandungan whiteningnya. AC 1 dikhususkan unyuk kulit yang berminyak, beruntusan, kusam atau jerawat ringan hingga jerawat parah.

Kenapa tidak ada whitening? Kulit yang berjerawat memang sebaiknya tidak terkena whitening dulu. Karenas kandungan whitening bisa membuat jerawt lebih parah. Begitu pula untuk kulit berminyak. Kulit yang berminyak lebih rentan berjerawat, apalagi jika menggunakan cream whitening bukan khusus untuk kulit berminyak. Biasanya malah akan memunculkan jerawat baru.

Cream AC 1 bisa menjadi solusi pasien baru dengan jenis kulit berjerawat. Jika cream AC 1 belum memberikan hasil yang signifikan, bisa dilanjutkan ke cream full acne dengan dosis yang lebih tinggi. Yang perlu diketahui adalah, saat pemakaian cream kemudian tumbuh jerawat baru, tidak perlu khawatir. Karena hal itu terjadi karena masih dalam proses purging yang berati juga dikulit memang terdapat banyak bakal jerawat.

Drw Skincare : AC 2

Kalau kalian berpikir AC2 merupakan lanjutan dari AC1 itu benar, tetapi AC2 sudah tidak full acne lagi. Cream AC2 adalah krim acne whitening DRW yang mengandung whitening level 1. Artinya kandungan whiteningnya belum terlalu banyak.

AC2 bisa digunakan setelah penggunaan AC1, tetapi setelah jerawat serta bakal jerawat sudah dipastikan tidak ada lagi. Artinya jika masih ada jerawat aktif atau bakal jerawat masih belum bisa pakai AC2 ini. Selain itu, bisa juga digunakan untuk kulit kusam, berminyak, komedo, dan flek yang berasal dari bekas jerawat membandel.

Meskipun ada kandungan pemutihnya, bukan berati hasil putihnya kulit bisa maksimal ya. Karena kandungan whiteningnya masih sedikit, sehingga perlu waktu lebih banyak supaya hasilnya bisa maksimal.

Cream acne diatas bukan hanya untuk kulit dengan jerawat aktif. Tetapi uga bisa kulit yang rentan terhadap jerawat. Inilah yang menyebabkan pasien disrankan untuk konsultasi sebelum penggunaan drw skincare. Karena penjelasan diatas belum sepenuhnya lengkap tanpa tahu jenis kulitnya.

Penggunaan cream pemutih wajah yang asal-asalan tanpa memperhatikan jenis kulit, bisa menyebabkan ketidak cocokan kulit dan bisa jadi kulitnya rusak.